Jumat, 17 Juni 2011

DOMPU PANEN RAYA KEDELAI

proses penggilingan kedelai
Kini Dompu telah lulus menghadapi beberapa ujian serta tahapan dalam bercocok tanam kacang kedelai, dan sekarang kini mereka kerap sibuk denga memanen hasil nya yang di rawat dan di jaga selama 3 (tiga) bulan lamanya.

Sekian banyak petani yang mendapat untung akan hasil jerih payah nya, adapula yang malah mendapatkan kerugian yang di karenakan faktor gejala alam dan juga hama serta irigasi yang kurang teratur.


Tapi di sekian banyak petani yang mendapatkan kepuasan akan hasil panennya, mereka tetap mengeluhkan tentang harga yang di tawarkan oleh para calo yang membelinya, petani merasa harga yang di tawarkan oleh para calo tidak seperti yang diinginkan dan harga dari para calo berbeda-beda dan sering berubah-ubah serta penurunan harganya lebih cepat sehingga petani merasa di rugikanoleh para calo sendiri.


Kapan petani akan di untungkan dan lebih di perhatikan...???
untung akan bnyak hasil, tpi rugi akan uangnya

Adapun tanggapan dari sebagian petani bahwa, mengapa harga dan pertanian kedelai kurang di perhatikan???
jawaban nya adalah karena Bupati Dompu terlalu serius memikirkan programnya sendiri yaitu PIJAR (saPI, JAgung dan Rumput laut)

Harapan saya ini tidak ada pengaruhnya dari itu semua, mungkin ini karena calo sebagai pembeli yang hanya mencari untungnya sendiri bukan karena program BUPATI Nya.

Jumat, 10 Juni 2011

KALI TERSUMBAT, AKTIFITAS PETANI TERHAMBAT

keadan kali dorebara
Dorebara salah satu desa yang berada di kawasan Dompu bagian selatan, desa ini terkenal akan
penghasil padi teraik di dompu.

Tapi saat sekarang mungkin ia akan menghasilkan hasil padi yang awalnya baik aklan  berubah menjadi kurang baik di karenakan kali pusat pengirigasian nya tersumbat yang di akibatkan, sampah yang dikirim oleh banjir yang terjadi bulan lalu.

Masyarakat yang mayoritasnya petani kini merasa terhambat akan aktifitas pertanian nya yang di karenakan sawah ladang mereka kekurangan air.
dan juga ada sebagian dari warganya merasa panen untuk sekarang ini akan mengalami penurunan.

sampah kiriman banjir
"Andai saja kali pusat irigasi sawah kita tidak tersumbat, mungkin pertanian kita sekarang ini jauh lebih baik. tapi saya tidak berani jamin karena upaya pemerintah tidak ada untuk masyarakat ini,dan masyarakat tidak pernah memantau dan merasa tidak perduli terhadap warganya yang sekarang ini kesulitan terhadap mata pencahariannya" (A w red)

Itulah bentuk kekesalan warga terhadap pemerintah sekitar  terhadap  masyarakat nya....

Harapan saya semoga pemerintah bisa meninjau dan memperbaiki saluran Irigasi yang ada di desa dorebara dan membersihkan sampah sebagai faktor utama terjadinya kemacetan irigasi tersebut.

Jika semua sampah terangkat dan di bersihkan mungkin aktifitas dan pencaharian di dorebara tidak terhambat.

Jumat, 27 Mei 2011

AKSI NEKAT SANG PEJAMBRET HP

Jum'at 27 mei 2011 tepatnya pukul 16:30 tertangkap seorang pencuri barinisial S yang beralamatkan di Mangge na'e kec Dompu Kab.dompu yang berusia cukup tua sekitar 45 tahunan., Melakukan aksi nekatnya dengan cara jambret HP(hendphone) dan telah melakukan aksi curanmor.

rumah tempat pelarin pelaku
Tepatnya di Bolo nduru kec Woja awal nya ia melakukan aksi nekatnya dengan menjambret HP dari sang korban yang ber inisial D. yang beralamat di Dusun Mpungga,desa Mbawi Kec Dompu.
Sang korban mengaku bahwa awal kecadian mereka di jambret di  atas motor oleh sang pelaku tersebut dengan menggunakan Motor hasil curian nya pula.

Pelaku di tangkap oleh warga Desa Dorebara, kec Dompu  karena motor yang ia tumpangi mogok di desa tersebut karena kehabisan bahan bakar. Kini ia mendapat hadiah dari warga setempat kepalan tangan warga hingga babak belur.

Lucunya sang pelaku melarikan diri dan masuk kedalam rumah warga yang warga itu pula adalah keluarga dekat nya sang korban jambret.

motor hasil curian pelaku
sebagai bahan bukti telah di aman kan oleh warga satu buah unit sepeda motor Absolut Revo yang no polisi EA 6133 LA dan satu unit HP merek cina yang ia jambret sebelum ia di tangkap.
  
kini pelaku telah di amankan oleh pihak yang berwajib.




Menurut pengakuan sang pelaku, Karna kurangnya kebutuhan untuk memnuhi kebutuhan keluarga nya sehari-hari, Iapun melakukan hal nekat tersebut karena terpaksa.

Harapan warga serta korban semoga si pelaku mendapatkan ganjaran yang pantas ia dapatkan karna aksi nekatnya selama ini.

Jumat, 20 Mei 2011

KECERIAAN TERUKIR DIATAS PUNGGUNG

Ada saja hal aneh yang dilakukan oleh siswa disaat kegembiraan yang dirasa dengan cara mulai dari jalan-jalan, corat coret baju, tamasya, kini ada juga yang namanya corat-coret punggung(bertato)

seperti hal nya para preman yang bertato aneh, tapi mereka bertato dengan menggunakan tancho(pewana rambut) yang ber jangga pendek di belakang punggung mereka.

Mereka mengakui bahwa bertato bisa menambah percaya diri serta beda dari yang lainnya yang hanya merusak dan merugikan dengan cara corat coret baju serta ugal-ugalan di jalanan.

Dengan bertato juga mereka bisa merasakan keceriaan yang mendalam, ada-pun berbagai macam motif yang terlukis diantaranya laba-laba dan tribal kebanyakannya.

Tapi harapan kami Sanggicu Dompu jangan sampai terulang lagi karena ini memberi contoh bagi adik-adik kelas untu tahun yang akan datang.

MENARI DI ATAS LUKA

Dompu kini menjadi sesak jalan raya pun macet tak berujung di karenakan ulah para anak SMA lulusan tahun ini yang tengah melakukan konfoi serta corat coret di jalan raya.

Upaya para polantas selaku penertib lalulintas di sia-siakan oleh  mereka. kini ketertiban serta kelancara lalulintaspun terputus.
Bukannya memberikan kenyamanan serta kegembiraann dan keceriaan melainkan penderitaan semata yang dirasakan oleh para pengguna jalan raya.

kemacetan di jalan raya dompu
Coba saja mereka merayakan di rumah masing-masing dengan melakukan selamatan serta seragam yang mereka kenakan di bagikan ke anak-anak yang kurang mampu yang ada di sekolah-sekolah daerah tertinggal dan adik kelasnya, tidak untuk di corat-coret kan enak (AA red)

keluhan serta Ocehan pun terlontar dari mulut pengguna jalan yang di karenakan kemacetan serta kekacauan yang terjadi di sepanjang jalan raya Dompu

Kemacetan, serta Kekacauann Lalulintas pun terjadi selama 5 jam.
waktu yang begitu lama. kelancaran dan kenyamanan berkendara pun hilang begitu saja.

KULINER DAHSYAT MILIK DOMPU

Tepatnya di desa Dorebara kec dompu terdapat salah satu makanan yang tidak asing lagi di seluruh pelosok yang ada Miliknya Bapak Asikin H. I. ialah DONAT  dengan berbagai macam aneka rasa serta dapat menunda rasa lapar para peminatnya.

Meski Usahanya di bilang kecil namun donat yang ber Label kan AL ini banyak di incar oleh para penduduk dompu. Dikarenakan rasanya yang WAH Enaknya tak cukup SATU.

Kini jajanan sederhana ini telah beredar di berbagai pelosok dengan kerjasama dan kekompakan serta ketabahan kariawannya, Kini telah berada di 4 Kec yang ada di Kab dompu di antaranya Dompu, Pajo, Woja dan Hu'u.

Namun kini usaha ini ingin di edarkan di berbagai kota yang ada di NTB dan INDONESIA.

Meski banyak pesaing yang bermunculan dengan jenis yang sama, namun banyak para pelanggan yang mengakui bahwa donat ini lebih enak di banding yang lainnya. HIngga persaingan bermunculan dengan berbagai macam cara, namun Bapak ASikin selaku pemiliknya Hanya tersenyum santai melihan semua yang telah terjadi.

Bagi anda yang ingin merasakan betapa lezatnya donat yang dibuat dengan cara yang sederhana namun menyentuh, datang saja ke dompu

Jumat, 08 April 2011

DOMPU DILANDA KRISIS

Dompu 7 April 2011, Tepatnya di gedung PKK diadakan acara Seminar Publik yang bertemakan Penganggaran dan Partisipatif, Akuntabel yang berpihak pada Masyarakat Miskin dan Perempuan yang di adakan oleh salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat LenSA NTB(Lembaga Studi Kemanusiaan).

 
Acara tersebut di hadiri oleh pejabat petinggi di kabupatan dompu diantaranya DPRD Dompu,PPKAD BAPEDA,Seluruh kepala Desa/ Lurah dan juga DPA Kab Dompu, Selain itu juga Acara tersebut terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat.

Banyak keluhan yang di lontarkan serta ketidak puasan masyarakat Dompu Terhadap pemerintah Dompu, sehingga wakil ketua Wakil Ketua DPRD yang selaku Narasumber kewalahan untuk menjawab pertanyaan yang di berikan oleh masyarakat.

Hasil dari penilaian Tim LBS LenSA bahwa dompu teringgal urutan ke 46 dari 48 kabupaten Karena ketidak keterbukanya penganggaran.

Adapun beberapa perwakilan Mahasiswa serta Siswa Mengeluhkan pelayanan Pendidikan di Dompu. dikarenakan karena guru yang kurang menguasai cara pengajaran yang baik.


Mengapa demikian???

Tanggapan Masyarakat Serta semua Peserta acara yaitu, Krena Dompu masih Kurang dari yang namanya Transparansi Partisipatif serta Akuntable terhadap Penganggaran Daerah.

Kami harapkan adalah Pemerintah harus lebih TErbuka dan  Bisa Melihat keadan Masyarakat nya di bawah. Karena Dompu, NTB dan Indonesa akan lebih maju serta tentaram jika pelayanan Untuk Masyarakatnya lebih terbuka Partisipatif dan Akuntable(DPA red).