|
No
|
Hari
/ tanggal
|
Lokasi
Kegiatan
|
Materi
|
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
|
Sabtu, 1/09/2012
Minggu, 2/09/2012
Rabu, 5/ 09/2012
Senin, 10/ 09/2012
Minggu,
16/09/2012
Selasa, 18/
09/2012
Sabtu , 22/ 09/2012
Minggu,23/ 09/
2012
Senin, 24 / 09/
2012
Selasa, 25 /09 /
2012
|
Bak Penampungan
Air Desa Nanga Doro, Kec. Hu’u
Air panas kec.
Hu’u
Kantor
Dishubkominfo Propinsi NTB
Rumah Ompu Neo,
Desa Dorebara
Barugak Sawah Pak
Dul, lingkungan Pelita Dompu.
Kantor
Dishubkominfo Kab. Dompu
Hutan Gunung Titi
Dorebara
Kantor LenSA- NTB
Desa Tambalae kec
Pajo
Rumah Ibu Asmah
Dorebara Selatan
|
Saat menyurfey
lokasi dihuu kami bertemu dengan seoramng IRT yaitu Ibu Nurmi yang merupakan
salah satu warga asli nanga Doro mengeluhkan kondisi yang ada yang
dikarenakan kemarau panjang didesanya.
Seperti yang
diutarakan oleh salah seorang warga yaitu bapak Chairil, selaku pengamat desa
ia menceritakan betapa banyaknya aset Dompu yang tidak diketahui, sebut saja
tersembunyi, dan ia berusaha untuk membuka dan melestarikannya agar semua
orang tahu.
Saat rapat penentuan
Id Kreatif Dishubkominfo Dompu yang dibuka resmi oleh H.IChtiar selaku kepala
Dinas, dan dihadiri oleh staf sarana dan prasarana bapak Jakaria dan beberapa
komunitas KMD Dompu guna persiapan Jambore KMD di Lombok raya.
Ompu Neo beserta
Istrinya St.Atiah mengeluhkan karena kemarau yang mengakibatkan kekurangan
kebutuhan airnya maka ia mencoba untuk melakukan pengeboran.
Pak Dul yang
merupakan petani yang beralamatkan Doro Tangga Dompu yang memiliki sawah di
lingkungan Pelita mencoba untuk menanam padi walau disaat musim kemarau yang
dikarekan pasokan air cukup menjanjikan.
Disana ada bapak
Jakaria selaku pembicara dan KM Dompu selaku peserta, om Jek memberikan
Motivasi serta mengajak anggota KM Dompu agar terus bersaing dalam
pekerjaannya guna menambah rengking serta nominasi kedepan untuk kabupaten
Dompu.
Bapak A. Wahab
selaku pencari madu yangb memang kesehariannya disela pekerjaannya selaku
petanio ia mencari madu untuk kebutuhan obat, keperluan keluarga dan untuk
dikirimi anaknya yang ada di tanah Jawa.
Bapak
Akhdiansayah S.Hi, selaku direktur LenSA-NTB merasa bangga karena mendapati
kunjungan Mr. Philip selaku kedubes Kanada di kantornya guna menyurvey
langsung kegiatan kerja LenSA dan meninjau kondisi kab. Dompu.
Desa tambalae
Pajo, seperti yang diutarakan oleh bapak Jainudin selaku PPl. LenSA-NTB
Dompu, menceritakan langsung Kondisi yang sedang teradi di desa dampingannya,
bahwa masyarakt disana berusaha saling berebut Air karena kekurangan Air.
St.Asmah selaku
janda yang sekarang tergolong lansia namun dengan penuh tanggung jawab dan
kerja kerasnya, untuk mencukupi kehidupan keluarga ibu Asmah menjual Asam
dengan cara OL di Facebook oleh Cucu dari anak pertamanya.
|
Minggu, 30 September 2012
Laporan Motifator bulan September
Senin, 24 September 2012
Bisnis Asam dengan cara Online
![]() |
| Gb. asam yang baru diolah |
Tak heran biasanya dagangan asam yang dijual oleh ibu Asma laku tanpa memakan waktu banyak karena pembeli tidak hanya membayarnya dengan uang melainkan ada juga yang membayarnya dengan beras, karena perkepalan dijual dngan harga 5 sampai 7 ribu rupiah, praktisnya ibu Asmah biasanya jika banyak asam yang dijualnya tidak laku maka ia kan menyuruh Cucunya menjual dengan cara mengiklankan lewat media internet yaitu Online lewat akun Facebook. dan pembelinya adalah teman sekolahan serta orang-orang yang biasa berlangganan dan yang berteman diakun nya.
Justru dengan demikian asam ibu asmah akan laku semua, justru ibu asamah merasa ringan lagi dalam berbisnis asam dikampungnya janda asal desa Dorebara yang dikenal akan pemijat sekaligus penjual asam ini tidak perlu repot-repot menenteng dan membawa jualannya keliling kampung, dari pada repot mending tunggu dirumah jika ada yang memesn lewat kotak pemberitahuan di facebook langsung saja dibawa kerumahnya. ujar ibu asmah santai. Azis.
Berlomba Mencukupi Jatah Air
![]() |
| gb.kondisi sumber air |
warga berlomba-lomba untuk sebisa mungkin untuk saling mendahului untuk mendapatkan jatah air bersih guna keperluan minum, masak dan kebutuhan lain sebagainya. karena memang musim kemarau tahun sekarang ini sangat lebih terasa dan sedikit berkepanjangan. seperti yang diutarakan oleh salah seorang staf LenSA-NTB yang ditugaskan sebagai petugas lapangan bapak Junaidin yang biasa disapa dan dikenal dengan nama Yudha.
"kondisi yang dialami oleh masyarakat desa tambalae sungguh sangat krisis akan kekurangan air bersih, seperti yang terjadi sekarang ini tidak hanya kaum bapak-bapak atau lelaki yang berebut air bersih, akan tetapi kaum perempuan yang bahkan anak-anak serta yang lansia ikut berperan untuk saling berebutan air. ujar mas Yudha saat bertemu dengan tim sanggicu disekretariat LenSA-NTB.
tidak hanya itu kekuranghan air yang dirasakan oleh masyarakat tambalae kini menjadi bahan diskusi yang telah beredar didunia maya yakni grup guru To'i bahkan banyak yang memberikan masukan seperti merencanakan bantuan bahkan mengujarnya untuk melakukan pengeboran guna mencukupi kebutuhan masyarakat tambalae khususnya bahkan Dompu umumnya.
Minggu, 23 September 2012
LenSA-NTB DIKUNJUNGI KEDUBES DARI KANADA
![]() |
| Gb.saat foto bersama di kantor LenSA |
Mr.Philip yang merupakan Kedubes Kanada yang merupakan koordinator dibidang politik dan sosial yang di dampingi oleh staf ahlinya yang merupakan penerjemah bahasa bapak Aditya yang disambut dengan hangat oleh bapak Akhdiansyah,S.Hi. yang merupakan direktur LenSa-NTB beserta stafnya yang memang tujuan berkunjungnya kesekretariat LenSA-NTB yang beralamatkan Jl.Lintas pelita Kel. Dorotangga Dompu untuk meninjau sekaligus mengetahui kerja-kerja LenSA-NTB serta dan sekedar mengetahuio informasi yang ada diKab. Dompu seputar sosial, ekonomi dan budaya yang ada di Dompu.
Tidak hanya itu Mr. Philip juga sedikit ingin mencari tahu isu-isu Demokratisasi apa saja yang ada di Dompu, karena memang hanya lembaga Swada Masyarakat LenSA lah yang mengetahui dan mempunyai daa kuat tentang semua yang ada diDompu jadi tak heran jika kedutaan asal kanada langsung menuju ke sekretariat LenSA-NTB.
Dalam penjelasan bapak Akhdiansyah, S.Hi. menginginkan LenSA lebih dikenal oleh semua lapisan masyarakat karena LenSA memang bekerja untuk masyarakat agar masyarakat lebih tahu kebebasan, kewenangan serta hak mereka dan popsisi mereka yang sebenarnya karena memang LenSA memiliki data yang kuat dan seharusnya masyarakat mau datang untuk sekedar main di sekretariat LenSA NTB dan pemerintah juga harus bisa mengambil contoh dari LenSA-NTB.*azis*
Sabtu, 22 September 2012
PENCARI MADU ASLI DOMPU
![]() |
| gb.pak wahab saat meremas madu(kiri) |
Km.Sanggicu, Madu merupakan cairan yang didapat dari sarang
lebah madu atau tawon yang menyimpan banyak manfaat serta ribuan pengobatan, dan madu
selain untuk obat dalam tubuh tetapi madu juga bisa digunakan untuk perawatan
luar seperti merawat kecantikan wajah serta luluran tubuh dengan demikian tidak
heran bahwa madu bernilai jual tinggi, karena memang untuk mendapatkannya
lumayan sulit dan banyak pula tantangannya.
Seperti salah seorang petani yang berada Didesa Dorebara
yakni bapak Awahab H. Umar yang sering-sering kehutan untuk mengambil kayubakar
dan mencari lebah madu saat ditemui oleh anggota KM Sanggicu Dompu Dihutan Doro
titi lokasi Ncaokai Sori kemarin Sabtu (22/09) sore saat pak Wahab meremas madu
yang baru saja diambilnya.”saya biasanya disela-sela pekerjaan disawah biasanya
saya datang bersama anak serta kerabat saya bahkan sendirian untuk mencari
madu, karena tidak banyak orang warga desa ini yang bisa mengambil madu, karena
memang hutannya yang sangat menantang karena terjalan serta jurang dan juga
untuk mengambilnya butuh pengalaman serta tehnik tinggi karena jika kita salah tingkah
maka tidak heran kalau kita tersengat oleh sang induk lebah, makanya banyak
sekali orang yang lari jika melihat sarang lebah madu/ tawon. Kata pak Wahab
bapak beranak lima tersebut.
Setelah berbincang-bincang lama sambil meremas air madu yang
masih ada disisa-sisa sarangnya bapak Wahab menambahkan” Saya biasanya jika
madunya siap panen air madu bersihnya sekitar 15 botol dan jika sedang kering
yang dihasilkan hanya telur sama ampasnya saja, dan madu yang saya dapatkan
tidak untuk dijual, tetapi untuk keperluan obat serta untuk dikirimi anak serta
keluarga saya yang berada di Bogor, ya… untuk mendapatkan madu asli itu sulit
karena banyak madu tiruan yang dujual oleh banyak orang yang bahkan mengurangi
khasiat obatnya” ujarnya sambil memakan ampas madu segar bekas remasan madunya.*Azis*
CITA-CITA DISHUBKOMINFO KAB.DOMPU UNTUK KM DOMPU
![]() |
| gb.om Jek saat diskusi bersama KM |
Dishubkominfo kab.Dompu menerima sekaligus melibatkan
kampung media yang ada di beberapa kecamatan di Kab.Dompu, karena seperti yang
diutarakan oleh bapak Jakariah selaku Kasi kepengurusan sarana dan prasarana
informatika “ Kampung media adalah jalan baru dan terbaik untuk menjembatani
serta penyebarluasan informasi, jadi dengan adanya kampung media kita harus
memberikan respon positif seperti memberikan ruang gerak mereka didalam tata
kepemerintahan Dompu. Kampung media juga disini tidak hanya menunggu upah dari
propinsi tetapi kita disinilah yang akan menyediakannya juga karena mereka
sebenarnya bekerja untuk pembangunan serta perubahan Dompu Khususnya.”
“Tidak hanya itu kami pemerintah Dishubkominfo Dompu juga
merencanakan akan memfasilitasi pembentukan kampung media yang berada
dikecamatan yang lainnya seperti kec.Kilo, Hu'u dan Pekat yang berada di kab.Dompu yang belum terbentuk karena dengan sendirinya informasi yang ada
di setiap desa yang berada di setiap kecamatan akan cepat diketahui dan tidak
hanya itu bagaimana kita bisa memerankan lebih menonjol lagi kampung media
tersebut, dengan begitu kalau bisa mereka akan mengelola media tambahan seperti
Radio Pemerintah Daerah(RDP) dan mengelola media cetak yang nantinya dinamakan
Koran Kampung Dompu dan mereka dianigrahkan dengan SK.Bupati dengan Honorer
perbulan. Ujar pak Jakariah saat berdiskusi bersama anggota kampung media sabtu
(22/09) di kantor Dishubkominfo Dompu.*Azis*
Selasa, 18 September 2012
MOTIVASI TERSENDIRI SEPULANG JAMBORE
| Gb. Saat pertemuan KM Kab.Dompu |
Sepulang dari acara Jambore tersebut Komunitas kampung media Kabupaten Dompun ternyata memiliki motivasi tersendiri antar komunitas seperti Kampung Media Bali 1, Km Pajo, Manggelewa, Km Woja, Km Kempo dan Km Sanggicu Pula, karena saat pertemuan Antar komunitas Kab.Dompu di sekber Dompu Kemarin masing-masing komunitas menyiapkan diri untuk bersaing ditahun mendatang, seperti yang diutarakan oleh Taufik selaku admin Km. Manggelewa Dompu,"saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat meraih nominasi tertinggi, karena saya rasa Km. Sanggicu mampu saya kalahkan untuk tahun depan" begitu pula dengan pendapat komunitas yang lannya.
namun Km. Sanggicu yang berhasil meraih nominasi tertinggi di bidang mata lomba Backbone merasa masih kurang dengan apa yang telah diraihnya seperti yang diutarakan oleh Azis "Km. Sanggicu akan berusaha lebih keras dan giat lagi karena saya dan teman-teman Sanggicu yang lainnya ingin meraih nominasi pada Duta Informasi, karena hanya itulah cita-cita kami.
*Rizal Red*
Langganan:
Postingan
(
Atom
)




