Kamis, 26 September 2013

Keresahan Diulahi Sang Hama Lembek

KM. Sanggicu: Disaat atengnya melihat pemandangan yang hijau yang terhampar luas disawah, tanpa memikirkan adanya ancaman yang merusak tanaman para petani kedelai hanya tersenyum dan berharap hasil panen kedelai  yang didapatnya tahun ini akan sedikit bertambah.

namun ternyata setelah diamati dengan jelas ternyata sudah ada hama penggerek yang beraksi yang diperhitangkan dalam tempo yang kurang dari seminggu ini. hama yang menyerang adalah sejenis hama penggerek yang dibiangi oleh kupu-kupu berwarna putih kecil sampai saat ini belum diketahui nama aslinya yang membawa wabah ulat biru yang justru menggulung dan menyerang pucuk tanaman yang berjenis kedai tersebut.

Seperti yang dialami oleh bapak Usran (48) salah seorang petani beralamatkan kelurahan Kandai Satu  yang memiliki sawah yang berada di So Mada jampi merasa diganggu ketenangan yang selama ini hanya melihat tanamannya subur. Namun ternyata semuanya keadaan terbalik bagaikan telapak tangan, karena kini tidak hanya kedelai yang ia miliki melainkan banyak dan hampir semua kedelai terserang yang justru membuat para petaani resah setelah mengetahui keadaan yang sebenarnya.

Saat ditemui Saung miliknya kamis (26/09) pagi tadi ia justru sangat resah resah dengan terserangnya hama ulat untuk tahun ini, karena ditahun-tahun sebelumnya meski terserang ulat penggulung daun seperti ini, akan mudah di obati dengan pestisida yang beredar dipasan dengan sekali penyemprotan, namun berbeda untuk tahun ini bahwa ia mengakui telah lebih dari satu kali melakukan pnyemprotan ternyata hasilnya nihil.
“tahun sekarang ini berbeda dengan tehun sebelumnya, dulu sekali semprot hamanya langsung pada kabur, namun sekarang sudah lebih dari satu kali saya semprot dengan pestisida yang sama namun hasilnya gak berubah” jelasnya kesal.

Dengan keadaan yang seperti ini, justru akan mempengaruhi capaian akhir nanti yakni hasil yang akan didapatkan berpengaruh. Karena hama seperti ini justru merusak daun dan pucuk baru yang akan memancing keluarnya bunga.

Setelah melihat kejadian yang menimpa tanamannya bapak Usran bergegas kembali untuk mencari pestisida yang cocok untuk mengobati kedelai miliknya ini. (Az)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar