Minggu, 17 Juni 2012

Wakil Bupati Sumbang Suara

gb. Bang syam saat menyanyi.

Km. Sanggicu, Minggu tepatnya di desa Dorebara saat datang untuk menghadiri acara pernikahan putri bapak Muhtar M.Ali BA, Bapak wakil Bupati Dompu bapak H Syamsudin M Yasin atau bang Syam menyumbangkan suaranya.
Minggu sore (17/06) tepatnya digedung serba guna Sakinah Dorebara, bapak wakil bupati Dompu sengaja datang untuk memenuhi undangan yang diberikan oleh keluarga dari bapak Muhtar M.Ali yang sudah lama berprofesi menjadi guru Bp/Bk di sekolah menengah pertama (SMP) Negri 1 Dompu. Disaat acara hiuburan bapak wakil bupati Dompu bapak H. Syamsudin menyempatkan diri untuk menyumbngkan suaranya guna menghibur para tamu undangan serta keluarga yang berhajat. Ternyata didalam jiwa politik tinggi serta jiwa kepemimpinan, bapak wakil Bupati Dompu juga memiliki jiwa menghibur tinggi untuk masyarakatnya, Beliau membawakan lagu yang saat ia muda Dulu yaitu lagu “aku masih seperti yang dulu”. Dari penjiwaan mungkin bapak wakil penguasa Dompu ini mengenag masa mudanya dulu, sehingga para tamu undangan dengan seriusnya menikmati suara dari Bang Syam.
Tapi sayangnya setelah menyumbangkan lagu beliau bergegas untuk berpanitan dengan keluarga yang berhajat alasannya karena masih ada urusan yang akan dilakukan nya, disisi lain ternyata banyak masyarakat serta tamu undangan yang hadir merasa bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh bang Syam dan sudah mau gabung dengan masyarakat.
Azis     

Meghabiskan waktu tersisa disore hari

gb. Remaja saat bermain folly

Km.Sanggicu tepatnya di Desa Dorebara akhir-akhir ini sering terdngar keramaian yang letaknya di ujung selatannya Dusun Dorebara Selatan setiap sore hari saat sebelum matari hendak akan terbenam.
Ternyata setelah ditelusuri lebih dalam, keramaian yang terdengar yaitu terjadi karena adanya kegiatan para pemuda dan remaja yang hendak berolah raga guna menghabiskan hari mereka yang tersisa dengan kegiatan bermain Folly. Pada ahkir-akhir ini permaianan folly dilakukan oleh para remaja Dorebara, namun karena banyaknya remaja yang gemar juga dalam olah raga ini ternyata menjadi pusat perhatian utuk para penggemarnya seperti para remaja dan pemuda bahkan orang tua yang ada diluar Desa tersebut, seperti yang sering mengisi waktu sisanya yaitu bang Her yang alamatnya di Kel kandai satu yang datang dengan temannya yang ada di Kareke, Magenda, Bali Satu bahkan Simpasai Woja.
Jika dilihat-lihat lokasi lapangan yang sederhana dan letaknya dibelakan perkampungan sehingga banyak yang beranggapan bahwa tidak akan ramai, namun karena rasa gemar dan berjiwa Sportifitas tinggi walau hanya dengan sedikit waktu, mereka menghabiskan waktu sore hari mereka untuk berkunjung bermain folly di Dorebara.
Banyak pemuda yang menginginkan serta mengusulkan agar karang taruna serta desa Dorebara untuk membuka perlombaan permainan folly supaya desa Dorebara yag sudah lama tidak ada kegiatan perlombaan dan kembali diramaikan.
Azis.

Kamis, 14 Juni 2012

Open Cup Desa Mbawi

Gb. saat peresmian dan pembukaan lomba.
Km. Sanggicu, tepatnya didesa Mbawi telah dibuka perlombaan sepak bola yang melibatkan anak-anak untuk memperebutkan piala tetap,
banyak anak-anak yang tertarik dan ikut mendaftarkan klub mereka, setelah di wawancarai beberapa penomton serta panitia, perlombaan ini ternyata diadakan karena bentuk keberhasilan karang taruna, pemuda serta Desa Mbawi saat melangsungkan perlombaan sepak bola mini open cup pertama Wanita yang baru kurang dari dua minggu berakhir. dengan alasannya itu mka desa mbawi membuka lomba sepak bola yang melibatkan desa serta kelurahan yang ada di gugus lima Kec Dompu. Yang diantaranya desa dan kelurahan yang bisa masuk dari kelurahan kandai 1 Dompu, Dorebara, Mbawi dan lainnya yang termasuk dalam gugus Lima.
sepakbola ini mendapat perhatian banyak masyarakat dan perlombaan yang sedikitt merepotkan panitia dengan jumlah biaya yang cukup bergengsi memperebutkan piala tetap dalam perlombaan Open Cup tahun ini.
Azis.

Pejuang Cilik

Gb. M.Ridwan saat menunjukan belut
Km.Sanggicu. demi mendapatkan sedikit tambahan uang belanja serta untuk memenuhi ongkos untuk memperjuangkan kewajiban menuntut ilmu (sekolah), M. Ridwan siswa yang baru duduk di bangku kelas 4 SD mau melakukan apa saja yang penting menghasilkan Uang.
Tepatnya didusun  Amamaka Bolo kec.Woja, disanalah tempat tinggal M.Ridwan yang sekarang duduk di bangku salah satu sekolah dasar di Kec. Woja, kesehariannya sepulang sekolah ia melakukan aktivitas yang beda dengan teman-teman seusianya. karena ia harus membantu kedua orang tuanya yang bekerja sebagai petani dan nelayan, selain itu ia juga mampu melakukan pekerjaan yang lainnya yang bisa menghasilkan uang yang lebih cepat dibandingkan bertani yang hanya sekali dalam waktu tiga bulan. Ia sering memancing ikan atau juga Belut jika tidak ada pekerjaannya, dan hasilnya akan ia perjualkan karena ia ingin seperti teman-temannya yang belanja di sekolah serta untuk membayar ojek sekolahnya, yang memang jarak antara rumah dan sekolahnya yang lumayan jauh, namun jika ia tidak memiliki uang cukup maka hanya untuk ongkos sekolah dan mengorbankan uang belanja, tapi jika benar-benar tidak ada unag maka ia juga tetap akan pergi kesekolah dengan berjalan kaki yang waktu starnya pukul 05:30 wita, dan melalui jalan potong menyebrangi sawah dan perkebunan orang.
Sungguh sangat menyedihkan perjuangan yang ia lakukan, walau demikian ia hanya bisa tersenyum terus semangat dan pantang menyerah untuk melakukannya walau ia lakukan setiap harinya.Tidak keraguan serta penyesalan sedikitpun yang trerlihat dari dirinya namun semua yang ia lakukan demi menuntut ilmu dan bisa menjadi Orang seperti teman-teman yang lain 'ujarnya'.
Azis.

Jumat, 08 Juni 2012

Menangkis Pahitnya Kehidupan

gb. Uswatun saat menggoreng jajan/kue
Km. Sanggicu, menjalani kehidupan diera yang sereba sulit serta mahal memang sangat membutuhkan kesabaran serta kerja keras dan perjuangan yang tinggi, karena dengan demikian semuanya akan terasa ringan dan mudah.
seperti halnya yang dialami seorang gadis manis yang sekarang masih duduk di bangku SD dan akan melanjut ke bangku SMP, tepatnya didesa Dorebara demi melanjutkan sekolah serta membantu memperbaiki perekonomian keluarga ganis kecil yang bernama lengkp Uswatun Hasanah anak dari pasangan keluarga Nurdin serta Salmah yang merupakan anak pertama yang menjadi kakak bagi kedua adiknya yang kini duduk di bangku SD dan baru berumur kurang dari setahun.
kesehariannya sepulang dari sekolah ia turut membantu oreang tuanya untuk membuat jajan serta camilan yang akan dijualnya dengan pasaran yang mampu dijangkau oleh warga sekitar demi mendapatkan sedikit uang untuk membantu perekonomian keluarga, ia melakukan pekerjaan tersebut yang dikarenakan membantu orang tuanya yang ayah merupakan salah seorang buruh Tani didesa tersebut dan ibunya hanya mengurus keluarga dari hasil yang didapati oleh orang tuanya masih belum bisa membendung angka kecukupan.
Dengan gigihnya sebagai kakak serta anak tertua ia membantu orang tua menjual jajan yang dibuat oleh ibunya serta membantu orangtuanya untuk membuat jajan, jajanan yang dijualnya bermacam-macam seperti Bakwan, pisang goreng, Tahu isi (gorengan) serta kue cetak.
dengan usanya maka ia akan bisa seperti anak-anak yang lainnya mendapatkan uang belanja, menabung dan lain sebagainya. ia merasa lebih senang dengan kondisinya seperti sekarang ini karena ia bisa belajar mandiri serta belajar untuk penjualan.  

Kamis, 07 Juni 2012

Laporan Motifator Bulan Mei


Sabtu, 5 mei. Tepatnya di gubuk bapak Imran. Disana selain bapak Imran ada juga bapak A wahab serat Bapak Anhar, kami sedikit ternyata bapak imran tengah melakukan percobaan untuk menanan padi dan kedelai yang diakibatkan oleh cuaca yang kurang mendukung.

Rabu, 9 mei. Rumah bapak M.Iswan. Bapak M.Iswan merupakan salah seorang tukang batu, namun disela itu ia merupakan salah seorang PNS, tapi karena pendapatan dari gajinya kurang maka ia tetap bekerja sebagai tukang batu di dorebara.

Minggu, 13 mei. Tepatnya di sawah bapak M.Hasan. Menanyakan bagaimana kondisi serta keadaan pertanian disana, dan disana juga ada petani lain yang menyatakan bahwa bapak M. Hasan merupakan sosok yang pantas untuk ditiru.

Senin, 14 mei. Tepatnya di rumah bapak M.Taher. bapak m taher yang kini telah mendapatkan musibah karena ditabrak oleh pengendara motor, dan kini mengalami luka yang serius. Keluarganya pun bingung harus berbuat apa karena memang kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan.

Jum’at, 18 mei Rumah bapak Jamaludin A.Wahab. Disana kami sedikit mewawancarai tentang usaha yang dilakukan oleh bapak jamaludin yang keseharianya adalah pembuat nyiru demi menafkahi keluarganya.

Sabtu, 19 mei. Kami sedikit menayakan kepada ibu serta wali dari anak TK yang melakukan lomba mewarnai, ternyata banyak anas siswa TK yang mengikuti serta menggemari lomba tersebut.

Minggu, 20 mei. Rumah Ibu saadiah. Disana bersama beberapa orang tamu yang diundang oleh keluarga ibu saadiah, disana kami melakukan makan bareng bentuk syukuran atas pernikahan putrinya.

Kamis, 24 mei. Kec pekat Dompu. Memeriksa plik pekat, disana kami melihat skaligus menanyakan kondisi nelayan serta tempat wisata yang sudah beberapa hari sepi yang dikarenakan oleh angin kencang serta cuaca yang kurang mendukung yang tepatnya dirumah rizul pekat.

Sabtu, 26 mei. Jalan raya di kota Dompu. Menyaksikan aksi siswa sekolah yang melakukan konfoi usai pengumuman keluluisan ujian nasional SMA se Indonesia.

sabtu, 26 mei. SMA N 1, N 2 dan SMK N 1 Dompu. Mencari data tentang kelulusan siswa siswi SMA N yang ada di dompu oleh abdul Azis

Rabu, 06 Juni 2012

KAMPUNG MEDIA JUGA BISA

gb. lkokakaraya menuju wartawan profesional
Km.Sanggicu. PWI ( persatuian wartawan indonesia) dengan AIPD (Australia Indonesia Patnership For Desentralisasi) mengadakan acara Lokakarya KIJ ( Kode etik Jurnalistik) untuk menuju wartawan Dompu yang Profesional.
Hu'u tepatnya di hotel Amangati Lakey Hu'u pada tanggal 1 - 2 juny kemarin tempat pelaksanaan acara pembedahan serta pemahaman kode etik jurnalistik yang melibatkan peserta yang semuanya adalah wartawan yang bergerak di Kab.dompu sebanyak 30 media yang aktif didompu baik itu media cetak, online serta media lainnya. yang diantaranya terlibat media online yaitu kampung media yang diluncurkan oleh pemerintah propinsi NTB yang diselenggarakan oleh DISHUBKONINFO bersama BPIP yaitu kampung media Bali Satu serta kampung media Sanggicu yang mewakili koran arangge Dompu.
Acara Lokakarya tersebut berlangsung selama dua hari, salah satu penyampai materi adalah bapak priambodo SH.beliau merupakan salah seorang wasrtawan provesional Indonesia, serta bapak Anja kusuma beliau juga merupakan salah seoran wartawan Provesional. mereka banyak menceritakan kisah mereka saat awal menjadi pekjerja jurnalistik. dan dihadiri oleh bapak ketua PWI Dompu H.A. Mu'is. dan pimpinan media Bima Ekspres Kaimudin M Ali. dan perwakilan salah satu panitia pelaksana yaitu Mba Ijah dari AIPD.
banyak ilmu yang kami reaih saat acara berlangsung, dan kami bisa menunjukan bahwa Kmapung media juga bersaing danbergerak seperti media yang lainnya. akhir acara kami dibekali dengan buku saku wartawan, Ilmu tentang kode Etik jurnalistik, UU pers serta menandatangani sertifikat langsung dari PWI. 'azis red'