Selasa, 09 Oktober 2012

Patahan Kayu Jembatan Hidup

gb. Ama eso saat membawa kayu bakar
Semua orang membutuhkan pengahasilan untuk melanjutkan kehidupan, mereka tidak memandang pekerjaan apa yang layak untuk dikerjaan. Itulah yang ditanam oleh bapak Tua yang biasa disapa Ama Eso yang bernama lengkap M.Yusuf yang berumur 75 tahun lebih, namun dengan umur yang tergolong lansia ini masih menyempatkan sisa kekuatannya untuk mencari dan mengambil kayu bakar dihutan untuk dijualkannya.

Dengan semangat yang dimiliki oleh sosok ama Eso yang seharusnya beristirahat dirumah menunggu perawata serta perhatian dari anaknya melainkan ama Eso untuk kehutan pagi-paginya untuk mengumpulkan potongan kayu kering yang akan dipotong dan ikat dengan rapi dan dijual kepada orang-orang atau tetangga yang memerlukanna dengan harga yang tidak terlalu ditentukan yang penting mencukupi uang kebutuhan kehidupan keluarganya.


Ama Eso adalah merupakan pendatang asli Teke Bima yang menetap dan sampai sekarang tinggal di Dusun Teke Dompu, ia tinggal bersama cucu dari anak pertama yang bernama Arsad, kegiatan sehari harinya adalah menjual kayu bakaryang hasilnya untuk dijadikan beras, dan juga kadan-kadang ada juga yang menukarkan kayu dengan Beras atu umbi-umbian bahkan dengan sebungkus Rokok.

Saat ditemui oleh tim Sanggicu kemarin sepulangnya dari hutan Ama Eso sedkit menjelaskan kegiatan kesehariannya "saya sehari-hari jika kondisi saya sehat mencari kayu kering dihutan Tente yang berseblahan dengan desa Mbawi Dompu yang jaraknya sekitar 3km dari rumah, karena hanya disana yang banyak kayu kering. dan sorenya baru dijual yang hasilnya untuk membeli beras dan lauk" ujarnya dengan napas yang sedikit sesak. sedang cucunya sekarang sekolah di Madrasah Aliah Yasmin yang memang gratis dan jaraknya terjangau. " Arsad adalah Cucu saya yang sekarang sekolah di Aliah yasmin, sengaja ia masuk disana karena dia memikirkan kondisi kehidupan yang serba kekurangan, katanya gak apa-apa yang penting bisa melanjut sekolah dan dapat ilmu, dan sorenya menjual kayu bakar bersama saya" ujarnya dengan sedikit sedih dengan kehidupan yang dialaminya.
(azis Red)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar